Non-Fiksi

Ketika Ngeblog Bukan Sekadar Ngeblog

Jika ada yang bertanya mengapa saya memutuskan untuk ngeblog, mungkin jawaban terbaiknya adalah karena saya sangat mencintai dunia tulis-menulis. Saat saya menulis sebuah tulisan dan berhasil menyelesaikannya, saya benar-benar merasa bahagia–apalagi jika tulisan itu dibaca oleh satu orang atau bahkan lebih. Pada awalnya, saya lebih banyak memfokuskan blog saya pada kejadian yang saya alami sehari-hari. Bisa dibilang,… Read More Ketika Ngeblog Bukan Sekadar Ngeblog

Cerita Senja dan Banyu, Senja Moktika (dan Kekasihnya)

Cerita Senja dan Banyu: 12. Tato Pertama Banyu

Aku senang melukis sejak kecil. Bagiku, melukis terasa seperti menuangkan teh hangat dari sebuah teko panas ke sebuah cangkir yang cantik. Menuangkan segala yang panas, hingga akhirnya perlahan menghangat, kemudian mendingin. Kurang lebih, rasanya seperti menuangkan segala isi kepalaku ke sebuah media kosong. Akan tetapi, aku belum pernah membayangkan seseorang melukis di tubuhku–berbeda dengan Banyu yang ingin… Read More Cerita Senja dan Banyu: 12. Tato Pertama Banyu

Cerita Senja dan Banyu, Senja Moktika (dan Kekasihnya)

Cerita Senja dan Banyu: 10. Tentang Banyu

Selama ini, aku lebih banyak bercerita tentang diriku ketika berbicara tentang Banyu. Jika ada tentang Banyu, itu pun biasanya berhubungan dengan hubungan kami berdua. Hingga pada akhirnya, aku merasa perlu untuk menceritakan siapa Banyu yang sebenarnya–terlepas dari fakta-fakta umum bahwa Banyu senang sekali berselancar dan makan (bersamaku). Jadi, kali ini aku akan bercerita tentang Banyu.… Read More Cerita Senja dan Banyu: 10. Tentang Banyu

Non-Fiksi, Ulasan

Still Alice: Novel Pengingat Diri

Saat baru memulai membaca e-book “Still Alice”, saya sama sekali nggak menyangka bahwa buku ini ‘berat’. Bukan karena novel ini terlalu tebal atau karena topik yang diangkatnya nggak saya kuasai, tapi justru karena tema dan ceritanya. Setelah lama nggak membaca novel, “Still Alice” berhasil membuat saya terhipnotis dengan segala kata-kata dan alur ceritanya. Dari kacamata seorang pembaca, saya telah menjadikan… Read More Still Alice: Novel Pengingat Diri

Cerita Senja dan Banyu, Senja Moktika (dan Kekasihnya)

Cerita Senja dan Banyu: 07. Srimaya, Aku, dan Banyu

Hari itu Ayah dan Bunda ingin memiliki waktu mereka sendiri. Jadilah mereka menyuruh kami pergi berlama-lama, menghabiskan waktu tanpa mereka. Srimaya yang bingung, hanya bisa mencolek-colek aku yang tengah duduk menikmati secangkir teh di teras rumah. Tidak lama kemudian, aku pun memutuskan untuk menelepon Banyu. Sudah lama sekali aku dan dia tidak menghabiskan waktu bersama… Read More Cerita Senja dan Banyu: 07. Srimaya, Aku, dan Banyu