Bahasa Indonesia Non-Fiksi Tulisan di Tempat Lain Uncategorized

Berbahasa Sehari-hari

January 17, 2015

Sebagai seorang warga Indonesia keturunan Tionghoa yang tidak bisa berbahasa Mandarin, saya kadang bertanya-tanya mengenai bilingualisme. Sebegitu pentingnya kah kemampuan berbahasa, terutama bahasa asing?

Di berbagai sudut kota Jakarta, ribuan orang tua rela merogoh kocek agar putra-putri mereka bisa lancar cas-cis-cus dalam Bahasa Inggris. Selain Bahasa Inggris, Bahasa Mandarin pun menjadi pilihan kursus bahasa asing yang lain, terutama dengan alasan untuk mempersiapkan diri menghadapi persaingan di masa depan.

Meski demikian, apakah dengan membiasakan anak-anak berbahasa Inggris sejak kecil, seperti dalam tulisan saya yang berjudul “Bilingualisme Kelas Menengah” di MIDJournal, menjadi solusi terbaik untuk mempersiapkan anak-anak menghadapi persaingan di masa depan? Apakah dengan mengesampingkan bahasa ibu, yaitu Bahasa Indonesia, anak-anak menjadi lebih siap bersaing, bahkan di tanah kelahirannya sendiri? Saya, dengan idealisme saya sendiri, menuliskan artikel tersebut untuk mengungkapkan kegelisahan saya mengenai kemampuan berbahasa masyarakat kelas menengah, terutama di Jakarta.

Selamat membaca!

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com