Category

Fiksi
Kita dengan keegoisan kita masing-masing. Kita dengan perasaan pada satu sama lain-lain. Kita dengan harapan segera bertemu kembali. Kita dengan segala umbaran janji. Kita dengan tumpukan imajinasi. Kita dengan ketakutan untuk bersedih. Kita dengan kekhawatiran akan tragedi. Kita dengan segala upaya peneguhan hati. Kita dengan berdiam diri. Mulai bernyanyi. Menari. Tanpa henti.
Read More
Aku ingat rindu. Rindu itu kamu. Yang muncul dengan menggebu. Kemudian terasa pilu.
Read More
Ini adalah waktu di mana aku ingin terus tidur. Tapi aku tidak mau mendengkur. Tidak ada harapanku yang menyamai ini. Untuk melawan kenyataan, dan memilih tinggal dalam imajinasi. Itu saja. Aku tidak ingin yang lain.
Read More
Betapa waktu tak pernah menunggu Aku ataupun kamu Betapa waktu kadang memberi jemu Betapa waktu kadang memberi rindu Betapa waktu telah mengecohku Betapa aku terus mengejar waktu Berlalu Berlalu Berlalu.
Read More
Telah berapa lama aku bersabar. Tersenyum lebar. Tidak sesumbar. Jantung tak lagi berdebar. Lalu kusadari rasanya hambar. Kini semua kebas. Aku kembali bebas. Bebas. Be… Bas.
Read More
Dan kamu menjelma rindu. Lalu lidahku kelu. Sedikit ngilu. Kamu, Kamu masih di situ?
Read More
Pinkie, Gerald, dan Benji tertawa-tawa di lorong sekolah. Tiga orang sahabat yang duduk di kelas 2 SMU Cakra Buana itu, sangat riang pagi hari ini. Kebetulan pula, tiga orang remaja ini selalu sekelas sejak mereka duduk di bangku SMP, hingga sekarang. “Hari ini, kita jalan yuk! Gue bosen banget, masih awal tahun kita sekolah, gitu....
Read More
To : magnolia-bittersweet@x-net.co.id Subject : miss u … Hi, Nolia! Wazup? Aku sih di Canberra fine-fine aja. Minggu depan, sekolahku ada prom. Terus, aku juga bingung banget. Siapa gadis yang akan aku ajak ke prom? Kamu? Terlalu jauh, ya? Aku sebenernya nggak begitu mikirin prom. Tapi, aku malah mikirin kamu.
Read More
Gue Yosua, kelas 3IPA2 SMA Budi Mulya. Di sekolah unggulan kayak begini, bisa dibilang gue cowok yang cukup perfect. Tapi, sekarang ada yang bikin gue penasaran. Lantaran, ada anak baru yang pastinya cewek di kelas sebelah, katanya jago ngelukis, baik banget, juga smart. My dream girl banget, tuh! Gue sih udah liat, tapi belom sempet...
Read More
Mentari pagi yang terik menyinari SMIP Jaya 1, sekolahku. Aku berada di ronde terakhir di sini. Ketika murid-murid lain tengah mengunyah makanan kantin, kami sedang asyik bercuap-cuap di pinggir lapangan basket. Sahabatku cowok, dan kini ia sedang menyeka air tubuhnya sehabis bermain basket 3 on 3. Di balik banyak piercing yang menggantung di wajah gantengnya,...
Read More
1 2 3 4