Fiksi, Puisi

Itu Saja

Ini adalah waktu di mana aku ingin terus tidur. Tapi aku tidak mau mendengkur. Tidak ada harapanku yang menyamai ini. Untuk melawan kenyataan, dan memilih tinggal dalam imajinasi. Itu saja. Aku tidak ingin yang lain.

Fiksi, Puisi

Betapa

Betapa waktu tak pernah menunggu Aku ataupun kamu Betapa waktu kadang memberi jemu Betapa waktu kadang memberi rindu Betapa waktu telah mengecohku Betapa aku terus mengejar waktu Berlalu Berlalu Berlalu.

Fiksi, Puisi

Kesabaran yang Bebas

Telah berapa lama aku bersabar. Tersenyum lebar. Tidak sesumbar. Jantung tak lagi berdebar. Lalu kusadari rasanya hambar. Kini semua kebas. Aku kembali bebas. Bebas. Be… Bas.

Fiksi, Prosa, Tulisan di Tempat Lain

Cewek di Kelas Sebelah – Majalah Hai Tahun 2006

Gue Yosua, kelas 3IPA2 SMA Budi Mulya. Di sekolah unggulan kayak begini, bisa dibilang gue cowok yang cukup perfect. Tapi, sekarang ada yang bikin gue penasaran. Lantaran, ada anak baru yang pastinya cewek di kelas sebelah, katanya jago ngelukis, baik banget, juga smart. My dream girl banget, tuh! Gue sih udah liat, tapi belom sempet… Read More Cewek di Kelas Sebelah – Majalah Hai Tahun 2006

Fiksi, Prosa, Tulisan di Tempat Lain

Senyum si Piercing – Majalah Kawanku Tahun 2006

Mentari pagi yang terik menyinari SMIP Jaya 1, sekolahku. Aku berada di ronde terakhir di sini. Ketika murid-murid lain tengah mengunyah makanan kantin, kami sedang asyik bercuap-cuap di pinggir lapangan basket. Sahabatku cowok, dan kini ia sedang menyeka air tubuhnya sehabis bermain basket 3 on 3. Di balik banyak piercing yang menggantung di wajah gantengnya,… Read More Senyum si Piercing – Majalah Kawanku Tahun 2006