Category

Tulisan Acak
Ya, melepas yang harus dilepas. Sulitkah? Tentu. Butuh waktu yang cukup lama bagiku untuk melepaskan hal ini, ya hal ini. Bertahun-tahun aku terjebak dalam imajinasiku sendiri, bertahun-tahun aku terjebak dalam bayangan kesempurnaan. Hasilnya? Nihil. Melepaskan sama sekali berbeda dengan kehilangan karena melepaskan sesuatu berarti sesuatu itu yang harus menunggu kita untuk melepaskannya, sementara kehilangan…kita yang...
Read More
Kini aku bertanya, mengapa marah? Bertahun-tahun manusia memerangi rasa marah, berusaha meredam amarah yang seringkali menyesakkan dada. Rasa sakit hati, benci, marah, dendam, kesal, hingga muak menjadi alasan mengapa manusia sulit sekali mengendalikan amarahnya. Begitu juga dengan aku, ingin sekali aku menyalahkan masalah genetik sebagai alasan mengapa aku mudah sekali marah. Ingin sekali aku marah-marah...
Read More
Hei, hidup ini adalah sebuah dongeng tentang sebuah perjumpaan dan perpisahan. Lalu, mengapa murung? Lalu, mengapa bersedih? Aku sering bertanya-tanya di dalam benakku sendiri, mengapa ada begitu banyak perjumpaan dalam hidup ini. Aku pun lelah menebak-nebak, aku lelah mencari tahu jawabannya. Ketika aku bertemu kamu, ketika kamu bertemu aku, ketika aku bertemu kalian, ketika kalian...
Read More
Belakangan, ide tentang kehilangan terus bermunculan di kepalaku. Aku sudah seringkali menuangkannya di berbagai tulisan, namun aku sebenarnya masih bertanya-tanya; apa itu kehilangan? Bagiku, kehilangan adalah sebuah proses, bukan hanya sebuah momen yang terjadi di dalam hidup. Hidup siapa? Ya hidupku, hidupmu, dan hidup kita. Semua orang pasti pernah merasa kehilangan. Kita pasti pernah kehilangan...
Read More
1 2 3