Bahasa Indonesia Fiksi Puisi Uncategorized

Sekelibat Saja

August 7, 2012

Pikiran ini muncul, sekelibat saja.
Semua ini begitu nyata, sekaligus begitu semu.
Akukah satu-satunya orang yang merasa begitu?

Orang bilang, ini adalah sebuah perasaan yang sepatutnya memberikan kebahagiaan.
Sebaliknya, perasaan ini justru memberikan kegelisahan.

Ah, lagi-lagi, sekelibat saja.
Kuingat betul gesturmu.
Kuingat betul tuturmu.
Kuingat betul berjumpa denganmu.

Lagi-lagi, sekelibat saja.
Dan lebih baik, aku tidur saja.

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com