Tentara 5 Menit

Ada lagi satu cerita yang mau kubagi hari ini, yaitu tentang seorang bapak paruh baya yang berprofesi sebagai tentara dan memakai baju loreng-loreng khas pekerjaannya.

Tadi sore, waktu hujan cukup lebat dan aku telah duduk manis dalam sebuah bus Agra Mas menuju rumahku, ada seorang tentara paruh baya yang masuk ke dalam bus dan langsung mendapatkan tempat duduk. Sekitar lima menit kemudian, ada seorang wanita paruh baya atau ibu-ibu masuk ke dalam bus, dan spontan, bapak tentara langsung memberikan tempat duduknya kepada wanita tersebut, sehingga ia harus berdiri sepanjang perjalanan–kecuali, ia bisa mendapatkan satu tempat duduk lagi.

Ketika bus sudah sampai daerah Veteran, Bintaro, ia pun langsung mendapatkan tempat duduk tepat di sebelahku. Dan benar saja–entah ini kebetulan atau bukan, seorang ibu-ibu lain yang berkerudung masuk ke dalam bus. Lagi-lagi, bapak tentara memberikan tempat duduknya pada ibu-ibu yang baru masuk itu.

Aku begitu kagum, seorang bapak tentara yang tidak lagi muda dengan sukarela memberikan tempat duduknya untuk dua orang wanita seumurannya, meskipun ia tidak bisa lagi duduk dan harus capek berdiri sepanjang perjalanan.

Aku tidak akan pernah lupa pada bapak tentara yang dua kali hanya sempat duduk selama lima menit karena memberikan tempat duduknya pada dua orang wanita yang berbeda.

Reply