CategoryNon-Fiksi

Mendengarkan Kesedihan

M

Malam ini saya kembali terhenyak karena diri saya sendiri. Apa yang ada di dalam kepala saya tidak pernah bisa berhenti bekerja. Mencerna satu per satu perkara yang saya hadapi. Saya sering bertanya-tanya, tidak bisakah saya berhenti berpikir bahkan hanya untuk satu menit saja? Rasanya itu sebuah permintaan yang terlalu besar untuk seorang manusia yang menginjak usia dewasa. Memikirkan kata...

Apa Kebahagiaan Terkecilmu?

A

Kebahagiaan terkecil saya hari ini adalah bisa menghabiskan waktu dengan biola mungil kesayangan—Moktika dan sebuah cello pinjaman. Sesederhana itu. Mungkin bagi kamu yang tidak memainkan alat musik, kebahagiaan sesederhana bermain Dota. Sejujurnya, saya pun tidak tahu bagaimana cara bermain Dota dan seasyik apa bermain Dota itu, tapi yang jelas, saya percaya bahwa masing-masing dari kita...

Kembali Belajar

K

“Jadi, begini toh rasanya nyesek?”
“Belajar lagi, Sefin…”
“Kalau nggak jatuh, kita nggak akan belajar menjadi kuat.”
“It’s okay, not to be okay.”
“Jangan pernah menyerah.”
“There is still a room for improvement.”
“Gagal di situ, terus mau gagal di hal lain?”

Your sidebar area is currently empty. Hurry up and add some widgets.